Digital clock

Friday, April 26, 2013

PELUANG USAHA JUS BUAH


BAB. I
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Semakin banyaknya minuman dalam kemasan saat ini, menunjukkan bahwa masyarakat luas sangat konsumtif terhadap minuman yang siap saji. Tetapi mengingat dalam produk kemasan tersebut tentu saja mengandung bahan-bahan seperti pengawet, perasa, pewarna, dan sebagainya, akan mempengaruhi kesehatan masyarakat.
Berangkat dari hal tersebut di atas, minuman segar non kemasan menjadi salah satu alternative pilihan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehat dengan rasa yang nikmat dan harga terjangkau. Sebagai contoh adalah minuman juice buah. Dalam makalah ini akan disajikan uraian tentang usaha juice buah, mulai dari persiapan usaha, penghitungan laba dan BEP, trik marketnya, produksinya, kesimpulan akhir dan juga daftar pustakanya.

Bisnis seputar minuman yang bisa menyehatkan badan ternyata masih menjanjikan, Buktinya, produk minuman kesehatan makin banyak membanjiri pasar.

Belakangan ini, Sebagian produk minuman ringan semakin banyak membanjiri pasar dalam negeri. Coba saja tengok pusat-pusat perbelanjaan saat ini, kita pasti menemukan produk-produk minuman ringan tersebut. Beragam minuman menyegarkan ini hadir berbagai merek, bentuk, kemasan. Rasa yang ditawarkan pun beragam, mulai rasa buah-buahan, kopi, sampai soda. Namun, tidak semua produk minuman ringan digemari masyarakat. Soalnya, kini konsumen semakin kritis mimilih dan mengkonsumsi minuman ringan. Mereka lebih suka memilih minuman yang memiliki khasiat menjaga kesehatan badan. Tentu, ini membuat pasar minuman yang menyehatkan semakin membesar.
Beranjak dari kebutuhan konsumen itulah, kini banyak bertebaran kedai penjual minuman kesehatan, baik yang berbentuk waralaba atau usaha sendiri. Tak hanya restoran di hotel berbintang atau mall yang menjajakan minuman jenis ini. Sari buah segar, susu sari kedelai, jahe merah, jahe gingseng, sampai bandrek makin banyak menjadi andalan kedai-kedai yang beroperasi di pingir jalan. Meski pemainnya makin banyak, toh pasar minuman kesehatan ini tetap terbuka lebar. Siapa pun bisa mencoba ikut peruntungan di bisnis ini. Jika malas membuka usaha sendiri, bisa pula mencoba tawaran kemitraan atau waralaba atau beberapa pebisnis minuman kesehatan yang sudah beroperasi lebih dulu (franchising)
Layaknya bisnis makanan, bisnis minuman juga kagak ade matinye, terutama minuman sari segar buah yang populer disebut juice buah. Minuman ini memang disukai semua lapisan masyarakat dan tidak dibatasi usia. Makanya, belakangan ini, pedagang minuman sari buah semakin banyak dan tersebar dimana-mana. Selain kemitraan dan waralaba, banyak pedagang yang mengembangkan usaha secara mandiri.
Sejauh ini cukup banyak pengusaha yang sukses menjalankan bisnis minuman ini secara mandiri Ada resep menjadi kunci kesuksesan,”salah satunya harus pintar menggali potensi buah-buahan lokal untuk dikreasi sebagai bahan minuman,”.
Setelah menemukan racikan minuman yang pas, juga harus menentukan target atau saran pasar yang dipilih. Penentuan lokasi pun sangat penting. Dimana tempat berjualan harus di daerah ramai dan mudah dijumpai oleh masyarakat. Dibanding dengan kemitraan atau waralaba, menjalankan bisnis juice buah secara mandiri memang membutuhkan modal lebih besar dan harus siap me-manage sendiri usaha-nya. Berbeda dengan menjual memakai waralaba dimana management dan supporting system nya disiapkan semua dari franchisor.
Karena menjajal usaha dari awal, kita harus lebih sabar dalam merintis usaha ini. “Produk baru butuh agak lama untuk berkenalan dengan pasar,”. Satu sampai tiga bulan pertama adalah masa-masa trial and error alias asa uji coba agar rasa juice buah produk kita bisa pas di lidah konsumen. Setelah itu, bulan ke empat sampai ke lima adalah masa pengenalan pasar. “Ketika bulan ke enam produk sudah di kenal pasar, kita baru bisa mengambil margin profit yang “lebih” dan membuka cabang baru bila memadai.


BAB II
PERSIAPAN DAN ESTIMASI PENJUALAN

Persiapan awal untuk memulai usaha ini adalah :

1. Menentukan lokasi penjualan
2. Menyiapkan outlet penjualan, bisa berupa gerobak, atau etalase, atau warung yang didesain, atau juga lemari pajangan yang dikreasikan sesuai ide dan keinginan.
Juga menyiapkan perlengkapan counter seperti : Blender, Kursi, Ice Box, Guci & Galon Aqua, dll
Modal awal yang dikeluarkan untuk membuat outlet ini bervariasi sesuai jenis desain yang dipilih, berkisar antara 3-7 juta.


3. Menyiapkan bahan baku dan perlengkapan untuk penjualan, yaitu :
Buah-buahan segar, gula, susu kental manis, plastic, cup, sedotan, kantong, air mineral, dsb

Di dalam etalase/outlet tempat penyajian, peralatan juicer dan buah segar beserta kelengkapannya disusun dengan rapi, menarik, dan bersih. Slogan-slogan promosi pun perlu ditambahkan untuk mempercantik outlet penjualan, misalnya :
 Saran Anda Kami Nantikan
 Bila Enak Beritahu Teman, Bila Kurang Enak Beritahu Kami
 Menerima Pesanan



4. Menghitung simulasi penjualan per bulan nya
Penghitungan simulasi penjualan per bulannya dapat kita lihat pada kolom di bawah ini :


Pendapatan kotor dalam 1 bulan :
Penjualan 30 cup/hari menu Original @Rp 4000
( 30 x Rp 4000 x 30 hari ) ....... Rp 3.600.000
Penjualan 20 cup/hari menu Mixed @Rp 5000
( 20 x Rp 5000 x 30 hari ) ....... Rp 3.000.000
Total pendapatan kotor (1 bulan ) = Rp 6.600.000



Biaya bahan baku dalam 1 Bulan :
Pembelian bahan baku Menu Original
( 30 x Rp 2000 x 30 hari) .......... Rp 1.800.000
Pembelian bahan baku Menu Mixed
( 20 x Rp 2500 x 30 hari ) ......... Rp 1.500.000
Asumsi pembelian bahan baku tambahan
( Gula, white milk, chocolate milk, syrup, dll )
Total Biaya Bahan Baku ( 1 Bulan ).. Rp 300.000


Total Bahan baku per bulan ......... Rp 3.600.000



Biaya Operasional :
Gaji operator/karywan ...... Rp 500.000
Sewa lokasi + listrik ...... Rp 500.000
Total Biaya Operasional ... Rp 1.000.000

Total Pengeluaran Per Bulan Rp 3.600.000 + Rp 1.000.000 = Rp 4.600.000


Laba Bersih/Bulan :
= ( Pendapatan Kotor – Total Pengeluaran Per Bulan)
=Rp 6.600.000 - Rp 4.600.000 = Rp 2.000.000

B E P ( Break Even Point )
( Investasi Awal / Laba Bersih Bulanan ) = 3-4 bulan



Dari uraian di atas, dapat kita ilustrasikan, modal yang harus disiapkan untuk memulai usaha juice buah ini adalah :
• Modal counter : 3 – 7 juta
• Sewa tempat : 3 juta/tahun atau 250 ribu/bulan
• Modal bahan baku : 5 juta/bulan


BAB III
PRODUKSI


Outlet usaha juice buah memang sudah banyak tersebar, tetapi agar produksi kita bisa laku di pasaran maka hendaknya outlet usaha juice kita terlihat berbeda dengan oulet-outlet usaha juice buah yang lainnya. Misalnya kita menonjolkan kebersihannya . Tidak hanya itu, cara membuat juice-nyapun bersih dan higienis. Mulai dari celemek buat pegawainya hingga kebiasaan selalu mencuci tangan setelah buahnya selesai diblender. Juga kebersihan dari wadah/tempat pencuci buah, serbet, pisau, etalase tempat pajangan buah, kemasan juice, rak-rak dalam outlet, hingga blender juicer nya pun sangat dijaga kebersihannya

Tapi nilai lebih yang paling utama dari usaha juice buah adalah rasa juice-nya yang kita jual, selain lebih manis, lebih kental dan lebih banyak porsinya, juga mesti rajin berkreasi menciptakan rasa baru atau pun mengkreasikan juice sesuai dengan permintaan konsumen. Dan selain itu harga yang dikenakan untuk pelanggan usaha juice buahnya juga harus pas. Harga Rp 4.000 untuk juice original dan Rp 5.000 untuk juice campuran, adalah harga standar dan terjangkau seluruh segmen lapisan masyarakat. Dan sangat cocok pula buat pelajar/mahasiswa.
Yang mesti kita tanamkan bahwa yang terpenting adalah apa kata konsumen, bukan apa kata si pengusaha. Dengan begitu kita sepatutnya pandai dalam merespon kehendak pasar.

Satu hal lagi, penyajian juicenya pun bisa dilayani dalam waktu yang cukup cepat.
Nah, komplit sudah, harga yang pas, penyajiannya yang cepat, lokasi yang tepat, target pasar yang sesuai, kemasan yang disukai konsumen dan diferensiasi usaha yang kuat : bersih, segar, kental, porsi lebih banyak.

Dengan strategi seperti ini, target mampu menjual juice minimal 50 cup perhari akan tercapai dan bahkan tidak mungkin bisa lebih dari itu .
“Not bad” buat seorang pengusaha pemula yang hanya menjalankan sebuah peluang usaha sampingan, kan?


Bagaimana cara membuat juice buah yang segar dan maknyuss ??
Resep pembuatan sebenarnya sudah banyak diketahui oleh publik, dimana untuk membuat juice buah adalah sebagai berikut :

1. Pilih buah yang masih segar dan matang, kondisi buah akan menentukan hasil rasa dari juice buah tersebut, kalau buah masih mentah maka rasa juice buah tentulah kurang sedap, begitu pula bila buah yang sudah membusuk diolah menjadi juice maka hasil nya pun tidak baik.
2. Gula pasir atau gula cair secukupnya, untuk produksi khusus bisa juga menggunakan gula non fat atau gula jagung.
3. Air.
4. Susu kental manis putih atau coklat sesuai keinginan/permintaan konsumen.Terkadang penambahan susu adalah di akhir penyajian untuk topping juice buah sehingga tampilan juice lebih menarik.
5. Es batu.
6. Sirup rasa buah bila diperlukan.

Semua bahan dimasukkan dalam blender atau juicer dan dimixed hingga menjadi juice buah.
Sajikan dalam cup yang sudah disediakan, dilengkapi dengan sedotan untuk menikmati minuman segar tersebut.
Hmmm…. Yummy……..
Pastikan untuk mengkonsumsi buah segar setiap hari untuk kesehatan tubuh kita.
Sudahkah minum juice buah hari ini ???


TARGET PEMASARAN

Sasaran yang dituju dalam memasarkan usaha juice buah ini bisa dimulai dari lingkungan sekolah, perkantoran, tempat umum yang ramai dikunjungi, atau di dekat mall/pasar.
Untuk bermitra dengan sekolah-sekolah, maka kita perlu menyiapkan proposal kerjasama dan kesepakatan pembagian fee atau keuntungan dengan pihak sekolah. Begitu pula bila menjalin kerjasama dengan perkantoran, baik instansi pemerintahan, swasta, yayasan, koperasi, dan lain-lain.


BAB IV
PENUTUP


Kenapa memilih usaha juice buah ?
Mari kita jawab bersama, karena …
• Rasa yang segar dan sehat sehingga dapat diterima konsumen di segala umur
• Bukan minuman musiman karena merupakan minuman kesehatan yang dibutuhkan setiap hari
• Bahan baku yang murah dan mudah didapat
• Bisnis yang modal awalnya kecil dan bisak dilakukan oleh siapa saja
• Perolehan laba/keuntungan yang cukup besar
• Proyeksi BEP yang cepat hanya 4-5 bulan
• Pangsa pasar yang terus tumbuh dan berkembang



Nah, tunggu apalagi,…
mari segera singsingkan lengan baju
mari berwirausaha..
mari menjadi pengusaha

1 comment: